Si Jahil Ocha
Sabtu, 21 Juli 2012 | 23.59 | 0 Ask
Kali ini kita akan mempostingkan sebuah cerita. But, ceritanya diambil dari website www.bobo.kidnesia.comOcha Alyssa nama lengkapnya. Sering dipanggil Ocha. Ia anak yang jahil. Meski begitu, teman-teman Ocha sudah memakluminya. Oleh karena itu teman Ocha tidak hanya satu dua.
Suatu hari, Teressa datang ke pesta ulang tahun Ina. Teressa terus saja dilirik oleh orang-orang.
“Teressa, kamu mau tahu tidak, kenapa kamu terus dilirik orang?” tanya Ocha.
Teressa hanya mengangguk.
“Di hidung kamu ada sesuatu yang aneh."
“Apa?” Teressa panik. Pipinya mulai memerah.
Sementara itu, Ocha hanya tertawa-tawa. Karena penasaran, ia bertanya pada salah seorang temannya, yaitu Vina.
“Vina, memangnya aku dilirik orang-orang karena di hidungku ada yang aneh, ya?” tanya Teressa.
“Tidak, kok. Kamu dilirik orang karena kamu itu terlihat cantik,” jelas Vina.
“Benar? Kamu tidak bohong?”
“Tidak, kok.” kata Vina jujur.
“Hahaha.. Teressa mau saja dibohongin. Hahaha..” tawa Ocha.
Teressa hanya bisa bersabar. Ia tahu, balas dendam tidak ada gunanya. Beberapa minggu kemudian, ada pemilihan Miss Princess Primary School. Yang terpilih adalah Velly, anak yang paling cantik di kelas 5-C.
“Velly, Velly. di kepala kamu.. di kepala kamu..” Ocha menghampiri Velly dengan panik. Ia menunjuk-nunjuk kepala Velly.
“Ada apa? Ada ulat bulu?!” Velly ketakutan. Ia memang takut sama ulat bulu. Anehnya, tawa Ocha malah meledak.
“Di kepala kamu ada mahkota ‘Miss Princess Primary School’!” seru Ocha.
“Ocha!!!” teriak Velly. Tapi ia tetap bersabar.
Esoknya lagi, ia berniat menjahili Mia, anak yang paling baik di kelas 5-C.
“Mia, kamu kok, pakai rok yang bolong sih?” tanya Ocha dengan serius.
“Bolong? Di mana?” tanya Mia.
“Tuh, di bagian bawah,” Ocha tertawa. “Hahaha.. Kalau rok harus bolonglah di bawah. Kalau tidak, mana mungkin bisa dipakai!”
“Ohh..” Mia tidak membalas Ocha.
Seminggu kemudian, ada lomba fashion show di Princess Primary School. Ocha mengikuti lomba tersebut. Ia memakai atasan berwarna ungu muda dan bawahannya rok sampai mata kaki berwarna ungu tua.
Usai fashion show, Mia menemui Ocha. “Ocha, Ocha, kok kamu pakai rok yang bolong sih?” tanya Mia.
“Hahaha.. Mau membalas kejahilanku ya? Oh, tidak bisa!” Ocha meninggalkan Mia.
Ia berjalan dengan sok anggun. Saat ia berjalan, banyak yang meliriknya. Ah, mereka melirikku karena aku sangat cantik! batin Ocha penuh percaya diri.
Namun, tak lama kemudian, terdengar suara tawa. Ocha pun berhenti berjalan sok anggun. Tetapi tetap saja, Ocha tidak mempedulikannya.
Pulang sekolah, Mia kembali menemui Ocha. “Ocha, kamu kok nggak mau dengerin aku tadi?” tanya Mia.
“Kamu itu kan bohong. Yap, BOHONG!” ejek Ocha.
“Aku tidak bohong Ocha. Coba deh, kamu lihat bagian belakang rok kamu,” perintah Mia.
Ocha melihat bagian belakang rok kesayangannya itu. “Astaga!!!” Ternyata roknya benar-benar bolong!
Pipi Ocha bersemu merah. Dalam hati, ia menyesal tidak mau mendengarkan kata-kata Mia. Ia juga berjanji untuk tidak menjahili teman-temannya lagi.
(Post by: Zalfa Nabila)
NB: Zalfa ga bisa buat cerita sendiri. Aduuhhhh gimana sih aku ini!! -_-" hehehehe
Label: Story


