My Wonderful World body { background:url(http://i.imgur.com/m2Hve.gif); font:11px Short Stack; letter-spacing:0px; color:#000000; cursor: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_6ex2um1-4ehLHBYaQvLF7bjjOnMDxe8N5Nesx9qK1zaBqP1Hi90E37QZR5FWOOo_6kCMImrrCb9ESedmIgFEcE2D7_QlZwBCCG9rlWD0-VsBdM6OZVrhldKNFNKc2hVVGi8wxA8MNKA/s1600/atinumbrella.png), auto; } .content { background:#ffffff; color:#666666; font-size: 11px; padding:14px; width:600px; border-radius:10px; text-align:justify; } a:link, a:visited { color: #D358F7; text-decoration:none; -webkit-transition: 1s; } a:hover{ color: #A9F5F2; } .sidebar { background: #ffffff; color: #666666; font-size: 11px; width: 210px; text-align: trebuchet ms; } .tit{ width: 200px; background-color: #f9f9f9; padding: 3px; font: 11px consolas; text-align:center; border:1px solid #e9e9e9; color:#333; margin-bottom:6px; letter-spacing:2px; } .h1 { background-color: #f9f9f9; padding: 3px; font: 11px consolas; text-align:center; border:1px solid #e9e9e9; color:#333; margin-bottom:6px; letter-spacing:2px; } .h2{ letter-spacing: 1px; font:9px consolas; text-transform: uppercase; background-color: #fff; text-align:left; padding: 2px; margin-bottom:5px; margin-top:6px; color:#666; } b { font-style:bold; color: #111; } u { text-decoration: none; border-radius: 4px; padding: 3px; -moz-border-radius: 10px 10px 10px; -webkit-border-radius: 10px 10px 10px; padding: 7x 7px 7px 7px; } u:hover { background: #9F81F7; color: #FFFFFF; -webkit-transition: 1s; -moz-border-radius: 10px 10px 10px; -webkit-border-radius: 10px 10px 10px; padding: 7x 7px 7px 7px; } ::-moz-selection { background:#E2A9F3; color:#000000; } ::selection { background:#E2A9F3; color:#000000; } a.nav{ background:#b2edff; width:50px; display:inline-block; text-align:center; color:#fff; margin-bottom:1px; font:8px tt; text-transform:uppercase; letter-spacing:2px; -webkit-transition: all 0.5s ease; -moz-transition: all 0.5s ease; -o-transition: all 0.5s ease; padding:1px; border:1px solid #fff; } a.nav:hover { background:#FFffff; border:1px solid #b2edff; color:#A2C898; } a.linky { background: #fff; letter-spacing:0px; -webkit-transition: all 0.2s ease-out; -moz-transition: all 0.2s ease-out; transition: all 0.2s ease-out; margin-top:3px; display:inline-block; font:8px tinytots; letter-spacing: 1px; text-align:center; width:80px; color:#999; padding:7px; border:1px #e6e6e6 solid; text-decoration:none; }






Pohon-Pohon Unik
Jumat, 20 Juli 2012 | 21.23 | 0 Ask
Mau tahu beberapa jenis pohon yang unik? Ini dia! Kita lihat, yuk!
Rainbow eucalyptus
pohon pelangi
Sesuai namanya, rainbow, pohon ini punya kulit yang mirip pelangi. Enggak heran jika pohon ini dijadikan hiasan. Padahal, pohon ini termasuk jenis pohon kayu putih, lho.
Apa yang membuatnya jadi warna-warni? Ternyata penutup kulit pohon ini terkelupas setiap tahun pada waktu yang berbeda.
 Nah, karena kulitnya terkelupas, bagian hijau pada kulit tersebut akan terlihat jelas.
Bagian tadi akan menjadi gelap dan lama-lama berubah jadi biru, merah, oranye dan kemudian warna marun. Karena perubahan warna itulah jadi terlihat seperti pelangi.
Pohon ini berasal dari Indonesia, Papua Nugini, dan Filipina.
Walking palm
pohon bisa jalan
Sebenarnya pohon ini tidak berjalan seperti manusia, tapi lebih tepatnya bisa berpindah tempat.
Pohon dengan nama latin Socreta exorrhiza  ini memiliki akar yang sebagian besar terlihat di atas permukaan tanah. Dengan begitu pohonnya terlihat seperti berdiri.
Di tahun 1980, seorang peneliti bernama Bodley mengungkapkan dalam bukunya jika akrnya bisa membuat pohon palem ini berpindah tempat.
Pohon ini tidak akan tumbang saat pohon ini tertimpa pohon lain karena akan muncul dan beberapa minggu kemudian berdiri tegak lagi.
Hal lain yang bisa menjelaskan kenapa pohon palem itu bisa berjalan adalah akarnya tumbuh menuju cahaya. Jika cahaya matahari lebih banyak berada di salah satu sisi, akar pohon ini akan menuju ke sana.
pohon dragon blood tree
Dragon blood tree
Pohon ini punya getah berwarna merah darah! Karena itulah pohon yang mempunyai nama latin Dracena cinnabari ini disebut dragon blood tree (pohon darah naga).
Pohon yang berasal dari Pulau Socotra ini bentuknya seperti payung terbalik.
Penduduk Socotra menggunakan resin (getah) pohon ini sebagai obat luka, diare, disentri, dan penurun panas.
Pada abad ke-18, pembuat biola di Italia menggunakan resin pohon ini sebagai bahan vernis (lapisan pengilap). Selain itu, getah pohon ini jug abisa digunakan sebagai pewarna alami. (Annisa/Kidnesia/Nika/Girls)

Label: